kumpulan soal matematika fisika fungsi komposisi invers matriks persamaan grafik nilai maksimum minimum kuadrat baru pangkat log logaritma akar deret kubus balok limit besar besarnya laju fluida dinamis statis hukum suhu volume kecepatan percepatan gerak lurus berubah beraturan radiasi benda hitam jumlah energi dalam isokhorik isotermik isobarik tekanan tetap benda tegar momentum impuls limas segitiga jarak titik perpindahan gas ideal sempurna contohnya koefisien muai panjang. Fisika Soal Alat Optik Fisika Soal Dinamika Gerak Fisika Soal Efek Doppler Fisika Soal Elastisitas Pegas Fisika Soal Fisika Atom Fisika Soal Fluida Dinamis Fisika Soal Fluida Statis Fisika Soal Gas Ideal Fisika Soal Gelombang Mekanik Berjalan Fisika Soal Gerak Dimensi Dua Fisika Soal Gerak Lurus Fisika Soal Induksi Elektromagnet Fisika Soal Inti Atom Fisika Soal Kalor Fisika Soal Kisi Difraksi Fisika Soal Listrik Statis Fisika Soal Medan Magnet Fisika Soal Optik Geometri Fisika Soal Pengukuran Fisika Soal Radiasi Fisika Soal Relativitas Fisika Soal Taraf Intensitas Bunyi Fisika Soal Tumbukan Impuls Fisika Soal Vektor Guru Privat Les Privat les privat online Matematika Soal Banyak Cara Matematika Soal Dimensi Tiga matematika Soal Fungsi Komposisi Matematika Soal Invers Fungsi Matematika Soal Matriks Matematika Soal Pangkat Akar Matematika Soal Peluang Matematika Soal Program Linear Matematika Soal Statistik SMP matematika Bola SMP matematika Kerucut SMP matematika Tabung. guru privat les privat online murah di jakarta bekasi

Tampilkan postingan dengan label Fisika Soal Pengukuran. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Contoh Soal Cara Menulis Orde Notasi Ilmiah

Soal 1 : Orde bilangan dari nilai 0,00000002456 adalah ....
a. –10
b. – 8
c. 10–12
d. 10–9
e. 10–8
Pembahasan Soal 1 : Aturan penulisan notasi ilmiah hanya satu angka di depan koma dan angka di depan koma itu tidak boleh angka nol.
Koma mundur berarti nilai menjadi 2,456 x 10-8
Orde adalah pangkat dari sepuluh yaitu -8 , jawaban B .
thumbnail

Cara Menentukan Angka Penting Desimal

Soal 1 : Dari hasil pengukuran di bawah ini yang memiliki tiga angka penting adalah ….
A. 1,0200 dua nol di belakang adalah angka penting (AP) » 5 AP
B. 0,1204 nol di depan bukan AP » 4 AP
C. 0,0204 nol di depan walaupun setelah tanda koma kalau tidak di apit bilangan lain maka bukan angka penting » 3 AP
D. 0,0024 tiga nol di depan bukan angka penting » 2 AP
E. 0,0004 empat nol di depan bukan angka penting » 1 AP
Ingat : nol di tengah adalah angka penting .

Soal 2 : 0,0430 mempunyai angka penting sebanyak ….
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3
Pembahasan Soal 2 : Angka nol yang terletak disebelah kiri angka bukan nol, baik yang disebelah kiri maupun sebelah kanan koma decimal , bukan merupakan angka penting . Angka nol di paing kanan atau paling belakang adalah angka penting .
Tiga angka penting , jawaban C
thumbnail

Dimensi Tekanan Gaya Daya Momentum

Tekan Ctrl F untuk pencarian cepat , misal "Soal 4" lalu tekan enter
  1. Dimensi tekanan adalah
  2. Dimensi gaya adalah
  3. Dimensi daya usaha adalah
  4. Dimensi momentum adalah 
  5. Dimensi momentum adalah
  6. Dimensi tekanan adalah
  7. Dimensi kelajuan sudut adalah
Soal 1 : Satuan waktu adalah sekon , dimensi waktu adalah Time [T] , Satuan panjang adalah meter , dimensi panjang adalah Long [L] , Satuan Massa adalah kilogram , dimensi massa adalah Mass [M] , dimensi tekanan adalah ....
a. [M][L][T]-2 c. [M][L]2[T]-3 e. [M][L]–3[T]–2
b. [M][L]-1[T]-2 d. [M][L]–2[T]–2
Pembahasan Soal 1 : Masih ingatkan kebanyakan ilmu fisika SMP ! Mari kita cacah ke belakang .
Tekanan adalah Gaya dibagi Luas .
Luas adalah panjang kuadrat atau panjang kali panjang .
Gaya adalah massa kali percepatan .
Percepatan adalah selisih kecepatan dibagi waktu .
Kecepatan adalah panjang dibagi waktu .

Mari susun kembali ke depan.

Dimensi kecepatan adalah [L] dibagi [T] = [L][T]-1
Dimensi Percepatan adalah [L][T]-1 dibagi [T] = [L][T]-2
Dimensi Gaya adalah [M] massa kali [L][T]-2 = [M][L][T]-2
Dimensi Luas adalah [L]2
Dimensi Tekanan adalah [M][L][T]-2 dibagi [L]2 = [M][L][T]-2[L]-2 = [M][L]1-2[T]-2 = [M][L]-1[T]-2
Jawaban B
Ke menu di atas
Soal 2 : [M][L][T]–2 menunjukan dimensi dari ....
a. percepatan c. usaha e. daya
b. energi d. gaya
Pembahasan Soal 2 : [M] dimensi massa bersatuan SI kilogram (kg), [L][T]-2 dimensi percepatan. Dimensia di atas adalah milik besaran yang bersatuan kg x ms-2 atau kg x m/s2. Massa kali percepatan adalah gaya . Jawab D
Ke menu di atas
Soal 3 : Daya adalah usaha per satuan waktu. Dimensi daya adalah ....
a. MLT–2 c. ML2T–3 e. ML–3T–2
b. ML2T–2 d. ML–2T–2
Pembahasan Soal 3 :
Daya adalah usaha dibagi waktu
Usaha adalah gaya kali panjang
Gaya adalah massa kali percepatan
Percepatan adalah selisih kecepatan dibagi waktu
Kecepatan adalah panjang dibagi waktu

Dimensi kecepatan adalah [L] dibagi [T] = [L][T]-1
Dimensi Percepatan adalah [L][T]-1 dibagi [T] = [L][T]-2
Dimensi Gaya adalah [M] kali [L][T]-2 = [M][L][T]-2
Dimensi Usaha adalah [M][L][T]-2 kali [L] = [M][L]2[T]-2
Dimensi Energi adalah [M][L]2[T]-2 dibagi [T]
Dimensi Energi adalah [M][L]2[T]-3 jawaban C
Ke menu di atas
Soal 4 : Besaran yang dimensinya MLT–1 adalah ....
a. gaya
b. tekanan
c. energi
d. momentum
e. percepatan
Pembahasan Soal 4 : M » Massa (kg)
LT–1 » Panjang per Waktu » kecepaan (m/s)
Massa kali kecepatan adalah momentum , jawaban D
Ke menu di atas
Soal 5 : Rumus dimensi momentum adalah ……
A. MLT-3
B. ML-1T-2
C. MLT-1
D. ML-2T2
E. ML-1T-1
Pembahasan Soal 5 :
Rumus momentum adalah massa kali kecepatan
Rumus kecepatan adalah panjang dibagi waktu
Dimensi kecepatan adalah [L] dibagi [T] = [L][T]-1
Dimensi momentum adalah [M] kali [L][T]-1 = [M][L][T]-1 jawaban C
Ke menu di atas
Soal 6 : Dimensi ML-1T-2 menyatakan dimensi : …..
A. Gaya
B. Energi
C. Daya
D. Tekanan
E. Momentum
Pembahasan Soal 6 : M » Mass (kg), L » Long (m) , T » Time (s)
Kg/ms2 adalah satuan dari tekanan
Ke menu di atas
Soal 7 : Dimensi dari kelajuan sudut adalah : …
A. L-2
B. M-2
C. T-2
D. T-1
E. T
Pembahasan Soal 7 : Satuan kelajuan sudut adalah radian per sekon , namun radian bukanlah satuan . Jadi satuan kelajuan sudut adalah (sekon-1) maka dimensi kelajuan sudut adalah (T-1) , jawaban D

Bingung ?
Baca dari soal nomor satu secara pelan .
Ke menu di atas
thumbnail

Soal Aturan Angka Penting Kali Luas Bagi

Soal 1 : Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 10 cm. Dengan menggunakan aturan angka penting dan notasi ilmiah, volume kubus tersebut adalah ....
a. 1,000 cm3
b. 1 × 10 cm3
c. 1,0 × 103 cm3
d. 1,00 × 103 cm3
e. 1,000 × 103 cm3
Pembahasan Soal 1 : panjang rusuk di atas hanya memiliki satu angka penting (AP) dan ditulis 1 x 101 cm .
Volume = rusuk x rusuk x rusuk 1 AP x 1 AP x 1 AP = 1 AP
Volume = 10 x 10 x 10 = 1000 cm 1 x 103 cm3
Aturan angka penting dalam perkalian AP hasil perkalian sama dengan AP terkecil salah satu pengalinya.
Mengapa panjang rusuk di atas bukan 2 AP karena dalam soal seharusnya ditulis 1,0 x101 cm supaya memastikan bahwa nol di sini memang angka penting .

Soal 2 Nilai dari 689,54 dibagi 3,42 adalah ….
a. 201,619 d. 201,62
b. 201,620 e. 201,6
c. 202
Pembahasan Soal 2 : “Aturan angka pembagian sama dengan aturan angka penting perkalian yakni mengikuti banyak angka penting paling sedikit di antara bilangan yang dibagi atau bilangan atau bilangan pembagi saja.”
Bilangan yang dibagi punya lima angka penting
Bilangan pmbagi punya tiga angka penting
Nilai hasil bagi punya tiga angka penting , jawaban C

Soal 3 : Seorang siswa melakukan percobaan di laboratorium, melakukan pengukuran pelat tipis dengan menggunakan jangka sorong. Dari hasil pengukuran diperoleh panjang 2,23 cm dan lebar 36 cm, maka luas pelat tersebut menurut aturan penulisan angka penting adalah .…
A. 80 cm2
B. 80,2 cm2
C. 80,80 cm2
D. 81 cm2
E. 80,28 cm2
Pembahasan Soal 3 :
Banyaknya angka penting hasil perkalian sama dengan banyaknya angka penting paling sedikit dari pengalinya . Panjang punya tiga angka penting dan lebar punya dua angka penting maka luas mengikuti lebar . Luas sama dengan panjang kali lebar
Luas = 2,23 x 36 = 80,(2)8
Dua adalah angka yang dikurung dan mesti dibulatkan . Angka 1 , 2 , 3 , 4 , 5 mesti dibulatkan menjadi nol atau pembulatan ke bawah .
Luas = 80 , jawaban A

Soal 4 : Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu ruangan adalah 3,8 m
dan 3,2 m. Luas ruangan itu menurut aturan penulisan angka penting adalah ….. m2 .
A. 12
B. 12,1
C. 12,16
D. 12,20
E. 12,2
Pembahasan Soal 4 : Aturan angka perkalian (AP) adalah “Banyak angka penting luas sama dengan banyak angka penting paling sedikit salah satu pengalinya antara panjang atau lebar saja. ”
Karena keduanya panjang dan lebar sama-sama punya dua AP maka luas pun punya 2 AP , jawaban A .

Soal 5 : Dari hasil pengukuran pelat seng, didapatkan panjang 13,24 mm dan lebar 5,27 mm. Luas pelat tersebut jika ditulis dengan angka penting adalah …. mm2 .
A. 69,7748
B. 69,78
C. 69,7
D. 69,9
E. 69,8
Pembahasan Soal 5 : Panjang punya empat angka penting dan Lebar punya tiga angka penting .
“Banyak angka penting luas sama dengan banyak angka penting paling sedikit salah satu pengalinya antara panjang atau lebar saja. ”
Luas adalah panjang kali lebar dengan angka penting mengikuti lebar » 3 AP
Luas = 13,24 x 5,27 = 69,7(7)84 menghitung cepat dengan tangan secara manual .
Tujuh adalah angka yang dikurung dan mesti dibulatkan .
Angka 5 , 6 , 7 , 8 , 9 mesti dibulatkan menjadi sepuluh atau pembulatan ke atas .
Luas = 69,8 , jawaban E

Soal 6 : Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu lantai adalah 10,68 m dan 5,4 m . Menurut aturan angka penting, luas lantai tersebut adalah ….
A. 57,6 m2
B. 57,67 m2
C. 57,672 m2
D. 58 m2
E. 57 m2
Pembahasan Soal 6 : jawab : D
Panjang punya empat angka penting
Lebar punya dua angka penting
“Banyak angka penting luas sama dengan banyak angka penting paling sedikit salah satu pengalinya antara panjang atau lebar saja. ”
Luas adalah panjang kali lebar dengan angka penting mengikuti lebar » 2 AP
Luas = 10,68 x 5,4 = 57,(6)72 menghitung cepat dengan tangan secara manual .
Enam adalah angka yang dikurung dan mesti dibulatkan .
Angka 5 , 6 , 7 , 8 , 9 mesti dibulatkan menjadi sepuluh atau pembulatan ke atas .
Luas = 58 , jawaban E

Soal 7 : Sebuah pita diukur ternyata lebarnya 12,3 mm dan panjangnya 125,5 cm. Luas pita mempunyai angka penting sebanyak …
A. dua D. lima
B. tiga E. enam
C. empat
Pembahasan Soal 7 : Jawaban: B
Hasil akhir operasi perkalian diatas memiliki angka penting paling sedikit dari komponen-komponen operasi perkalian tersebut.
Panjang punya empat angka penting
Lebar punya dua angka penting
“Banyak angka penting luas sama dengan banyak angka penting paling sedikit salah satu pengalinya antara panjang atau lebar saja. ”
Luas adalah panjang kali lebar dengan angka penting mengikuti lebar » 3 AP

Soal 8 : Pada pengukuran pelat logam diperoleh hasil panjang 1,75 m dan lebar 1,30 m. Luas pelat menurut aturan penulisan angka penting adalah …
A. 2,275 m2 D. 2 m2
B. 2,28 m2 E. 2,2750 m2
C. 2,3 m2
Pembahasan Soal 8 : “Banyak angka penting luas sama dengan banyak angka penting paling sedikit salah satu pengalinya antara panjang atau lebar saja. ”
Luas memiliki tiga angka penting , tidak perlu dihitung , jawaban B